
Presiden Prabowo Subianto menginginkan lembaga riset negara mengalihkan fokus mereka ke masalah-masalah praktis yang langsung berdampak pada kehidupan masyarakat. Salah satu prioritasnya adalah meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengembangkan solusi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di Indonesia.
Permintaan Prabowo mencakup penelitian untuk mengatasi karhutla dalam tiga rentang waktu berbeda: solusi jangka pendek untuk menangani kebakaran yang sudah terjadi, strategi jangka menengah untuk pencegahan, dan rencana jangka panjang untuk meminimalkan potensi kebakaran di masa depan.
Selain itu, presiden juga menginginkan BRIN mengembangkan riset tentang pemanfaatan limbah sawit menjadi sumber energi alternatif. Dengan mengubah limbah industri perkebunan menjadi energi, Indonesia bisa mengatasi dua persoalan sekaligus: mengurangi limbah dan mencari solusi energi berkelanjutan.
Arahan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjadikan riset sebagai alat konkret dalam memecahkan tantangan nasional, bukan sekadar kegiatan akademis. Dengan melibatkan institusi riset terkemuka, pemerintah berharap dapat menghasilkan inovasi yang benar-benar bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan energi di Indonesia.
Sumber: Sindonews
Baca Juga

Sekolah Rakyat Buka Pintu Pendidikan bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu

Koperasi Desa Bisa Tekan Biaya Pemenuhan Standar Mutu Pangan untuk Program Makan Gratis

Dewa United Unggul di Puncak Grup B IBL All Indonesian 2026 dengan Rekor Sempurna

