UI Perketat Aturan Publikasi Ilmiah, Dosen yang Terbitkan Riset di Jurnal Abal-Abal Terancam Sanksi

UI Perketat Aturan Publikasi Ilmiah, Dosen yang Terbitkan Riset di Jurnal Abal-Abal Terancam Sanksi

Universitas Indonesia (UI) kini tidak main-main soal kualitas publikasi ilmiah dosen-dosennya. Kampus bergengsi ini memperketat aturan pendanaan riset, di mana dana hanya akan dikucurkan untuk penelitian yang diterbitkan di jurnal bereputasi baik.

Jurnal predator — istilah untuk jurnal ilmiah abal-abal yang menerima artikel tanpa proses seleksi ketat demi keuntungan biaya publikasi — menjadi sasaran kebijakan baru ini. Dosen UI yang nekat menerbitkan karya ilmiahnya di jurnal semacam itu kini berpotensi menghadapi sanksi dari pihak universitas.

Langkah UI ini mencerminkan keseriusan dunia akademik dalam menjaga mutu penelitian. Selama ini, jurnal predator dianggap merusak kredibilitas ilmu pengetahuan karena memudahkan artikel lolos tanpa kajian ilmiah yang memadai.

Dengan kebijakan ini, UI mendorong para dosen untuk lebih selektif memilih wadah publikasi dan benar-benar bersaing di level jurnal internasional yang diakui. Langkah tegas semacam ini diharapkan bisa mendongkrak kualitas riset nasional sekaligus menjaga nama baik sivitas akademika di kancah global.

Sumber: Detik.com

Baca Juga

Scroll to Top