
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya masih terjamin dengan baik. Dia memberikan jaminan ini setelah melihat langsung kondisi di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Malang pada akhir pekan lalu.
Kunjungan Khofifah dilakukan merespons naiknya antrean pembeli di beberapa lokasi SPBU. Lonjakan permintaan terjadi karena sejumlah konsumen beralih dari menggunakan bahan bakar jenis Pertamax ke Pertalite, yang harganya lebih terjangkau.
Gubernur menegaskan cadangan BBM di Jawa Timur dalam keadaan aman setidaknya sampai akhir Oktober 2026. Pernyataan ini diharapkan dapat menenangkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebih atau panic buying yang tidak perlu.
Situasi seperti ini kerap muncul ketika ada perubahan harga atau kebijakan bahan bakar, sehingga mendorong masyarakat mengantisipasi dengan membeli dalam volume besar. Upaya komunikasi langsung dari pejabat daerah menjadi salah satu cara untuk mengatasi kekhawatiran konsumen terhadap ketersediaan BBM di pasaran.
Sumber: Antara News




