
Bukan kain biasa yang jadi media belajar, melainkan potongan kayu. Itulah cara unik sebuah sekolah swasta di kawasan Koja, Jakarta Utara, memperkenalkan batik kepada siswanya dalam rangka Hari Batik Nasional, Jumat (2/10/2026).
Anak-anak diajak menuangkan motif dan warna langsung di permukaan kayu menggunakan peralatan yang sudah disiapkan pihak sekolah. Pendekatan ini sengaja dipilih agar lebih mudah dipahami dan terasa menyenangkan bagi usia mereka, dibandingkan proses membatik konvensional yang lebih rumit.
Lewat kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar soal teknik menggambar pola, tapi juga dikenalkan pada makna batik sebagai warisan budaya yang punya nilai sejarah dan menjadi bagian dari identitas Indonesia. Mereka bebas bereksperimen dengan bentuk, garis, dan pilihan warna sesuai kreativitas masing-masing.
Pengenalan batik sejak dini memang dinilai penting untuk menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap budaya sendiri. Harapannya, mereka tumbuh bukan hanya sebagai pemakai batik, tapi juga sebagai generasi yang paham dan ikut menjaga keberlangsungan warisan leluhur ini.
Sumber: Detik.com
Baca Juga

Siswa SMA di Jakarta Dapat Edukasi Bahaya Narkoba dari BUMN dan BNN

Beasiswa LPDP Jakarta Dibuka 2027, Pramono Akui Biaya Pra-Seleksi Jadi Tantangan

Mahasiswa Lintas Kampus Dukung RUU Perampasan Aset, tapi Minta Ada Rem yang Jelas

