
Mahasiswa Indonesia segera punya kesempatan emas mengambil gelar dari universitas Rusia dengan pembiayaan penuh. Pendaftaran Beasiswa Pemerintah Rusia akan dimulai 15 November 2026, membuka peluang bagi calon pelajar jenjang sarjana hingga doktor di berbagai bidang studi.
Beasiswa ini mencakup program S1, S2, S3, hingga spesialisasi klinis dengan fokus pada teknik, seni, dan ilmu sosial. Menurut penjelasan Russian House in Indonesia, syarat pendaftaran tidak memerlukan kemampuan bahasa Rusia yang sudah matang—calon mahasiswa bisa mendaftar tanpa menguasai bahasa tersebut sebelumnya.
Bagi yang diterima di program berbahasa Rusia namun belum lancar, Indonesia akan mengirimkan mereka mengikuti program persiapan bahasa gratis selama satu tahun di Rusia terlebih dahulu. Setelah itu, baru mereka memulai perkuliahan di program pilihan mereka.
Cakupan pendanaan dari beasiswa ini cukup komprehensif. Penerima akan mendapat biaya kuliah penuh selama masa studi, akomodasi asrama dari universitas, dan tunjangan bulanan mencapai USD 60 atau sekitar Rp 1,08 juta. Peluang tambahan untuk tiket pesawat dan tunjangan ekstra juga tersedia melalui program Open Doors Olimpiade Internasional.
Penting bagi lulusan Rusia, pemerintah Indonesia dan Rusia telah menandatangani perjanjian kerja sama pada akhir 2025 yang saling mengakui gelar pendidikan dari kedua negara. Artinya, gelar dari universitas Rusia langsung berlaku di Indonesia tanpa perlu proses penyetaraan tambahan.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan, “Naskah perjanjian ini akan semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan Rusia, khususnya untuk membuka akses kepada para pemegang gelar akademik untuk melanjutkan pendidikan atau melakukan kegiatan profesional, baik di Indonesia maupun Rusia.” Dengan kesepakatan ini, lulusan kedua negara dapat langsung bekerja atau melanjutkan pendidikan di negara pasangan tanpa hambatan administratif.
Bagi calon pelamar yang tertarik, persiapan diri sejak sekarang akan membantu. Meski bahasa Rusia bukan persyaratan wajib saat mendaftar, menguasai dasar bahasa sebelumnya bisa mempermudah adaptasi di tahun persiapan nanti.
Sumber: Detik.com
Baca Juga

Peluang Beasiswa Fulbright untuk Studi Lanjut di Amerika Serikat Kembali Dibuka

Lapas Perempuan Bandung Pamerkan Produk Napi, Ratusan Warga Antusias Kunjungi Lamoria Pavilijoen

Bulan Solidaritas Palestina 2026 Siapkan 8 Program Besar untuk Advokasi Global

