Unila Resmi Tetapkan Tiga Kandidat Rektor untuk Periode 2027-2031

Unila Resmi Tetapkan Tiga Kandidat Rektor untuk Periode 2027-2031

Universitas Lampung (Unila) telah menyelesaikan tahap pemilihan internal dan menetapkan tiga calon rektor yang akan bersaing untuk memimpin institusi pada periode 2027-2031. Ketiga nama tersebut adalah Dr Budiyono SH, MH, Prof Warsito SSi, DEA, PhD, dan Prof Dr dr Asep Sukohar SKed, MKes, SpKKLP. Keputusan ini diambil melalui pemungutan suara oleh 47 anggota senat kampus dari total enam bakal calon rektor.

Proses voting menghasilkan distribusi suara yang berbeda untuk setiap kandidat. Dr Budiyono meraih dukungan terbanyak dengan 22 suara, diikuti Prof Warsito yang mendapat 15 suara, dan Prof Asep Sukohar dengan tujuh suara. Hasil ini mencerminkan preferensi anggota senat terhadap visi kepemimpinan masing-masing calon.

Langkah berikutnya adalah melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam proses final. Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof Dr Muhammad Akib, MHum, menjelaskan bahwa “Setelah ini berkas akan diserahkan ke Kementerian dan kita akan menunggu jadwal untuk pemungutan suara tingkat akhir.” Mekanisme ini diperlukan untuk memastikan kepemimpinan universitas sejalan dengan kebijakan pendidikan tinggi nasional.

Dr Budiyono saat ini mengabdi sebagai dosen di Fakultas Hukum Unila dan praktisi hukum tata negara. Pendidikan formalnya diselesaikan di Unila (S1 dan S2) hingga melanjut doktoral di Universitas Padjadjaran pada 2012. Dalam kariernya, ia telah memimpin berbagai unit akademik dan menjadi konsultan hukum di tingkat provinsi dan kabupaten.

Prof Warsito adalah lulusan Universitas Brawijaya dengan latar belakang Fisika (1995). Ia memperdalam studi di Prancis, meraih gelar setara magister dan doktor di Université de Caen. Di Unila, ia telah menduduki posisi strategis sebagai dekan dan wakil dekan, serta terlibat dalam penjaminan mutu institusi.

Prof Asep Sukohar memiliki karir yang lebih pendek di Unila namun memiliki pengalaman ekstensif sebagai dokter profesional. Ia pernah menjadi Wakil Rektor II pada 2020-2024 dan memimpin Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Lampung. Pendidikannya ditempuh di Universitas Trisakti (S1) dan Universitas Padjadjaran (S2 dan S3, keduanya cum laude).

Proses pemilihan rektor di universitas negeri melibatkan mekanisme kolaboratif antara senat kampus dan kementerian untuk menjamin transparansi dan kualitas kepemimpinan. Dengan tiga calon berkualifikasi tinggi, Unila siap memasuki fase terakhir pemilihan untuk menentukan pemimpin institusi di lima tahun mendatang.

Sumber: Detik.com

Baca Juga

Scroll to Top