
Polda Jawa Timur mengirimkan tim khusus selama seminggu ke berbagai daerah untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sembilan wilayah. Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan dan mencegah penyebaran api lebih luas di tengah musim kemarau.
Kepala Polda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menekankan bahwa meski jumlah titik api sudah berkurang dan sebagian berukuran kecil, upaya pencegahan harus tetap ditingkatkan. “Berdasarkan perkembangan situasi, masih terdapat beberapa titik api yang harus kita padamkan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memperkuat penanganan secara cepat dan tepat sasaran,” ujarnya saat memimpin apel pasukan di markas kepolisian daerah pada Rabu.
Tugas tim tidak hanya sebatas memadamkan api, tetapi juga mencegah kebakaran baru dan menangani aspek hukum jika ditemukan bukti pembakaran sengaja. Koordinasi lintas sektor dengan badan penanggulangan bencana, tentara, pemerintah daerah, dan lembaga terkait lainnya menjadi kunci kesuksesan operasi ini.
Dekananto juga mengingatkan agar semua personel yang ditugaskan di lapangan memprioritaskan keselamatan diri sendiri dengan memastikan perlengkapan pengamanan lengkap sebelum terjun ke area kebakaran. Tim lapangan diminta memberikan laporan berkala tentang perkembangan situasi untuk membantu pengambilan keputusan berikutnya.
Penugasan ini berlangsung hingga 27 Oktober 2026, dan setelahnya Polda Jatim akan mengevaluasi apakah perlu menambah atau memindahkan personel tergantung kondisi di lapangan. Dengan koordinasi solid dan fokus pada pencegahan, diharapkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Jatim dapat diminimalkan di musim kering ini.
Sumber: Antara News




