
Sekolah Garuda terus berkembang dengan kehadiran di 51 lokasi berbeda di Indonesia. Jaringan sekolah ini memilih fokus khusus pada pendidikan STEM—singkat dari Science, Technology, Engineering, dan Mathematics—sebagai fondasi utama untuk mempersiapkan siswa memasuki perguruan tinggi.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikti) menekankan pentingnya menghilangkan kekhawatiran siswa terhadap mata pelajaran STEM. Meskipun cukup menantang, kemampuan di bidang ini menjadi kunci bagi generasi muda untuk bersaing di era digital.
Strategi pengajaran di Sekolah Garuda dirancang untuk membuat siswa merasa nyaman mempelajari disiplin ilmu yang sering dianggap sulit. Dengan pendekatan yang disesuaikan, sekolah percaya setiap siswa memiliki potensi untuk menguasai STEM tanpa harus merasa tertekan.
Ekspansi Sekolah Garuda ke 51 lokasi menunjukkan minat masyarakat terhadap pendidikan berbasis STEM yang terstruktur. Kehadiran yang luas ini memungkinkan lebih banyak keluarga mengakses model pendidikan yang berorientasi pada kesiapan perguruan tinggi dan karir di bidang sains dan teknologi.
Sumber: Detik.com
Baca Juga

Petugas Sampah Jakarta Barat Ciptakan Perahu Unik dari Ribuan Botol Bekas

Marsekal TNI Yusuf Jauhari Dilantik Jadi Wakil Menteri Pertahanan, Alumni AAU 1990

Mulai 2027, Siswa Harus Memenuhi Standar Akademik dan Karakter untuk Naik Kelas

