Petugas Sampah Jakarta Barat Ciptakan Perahu Unik dari Ribuan Botol Bekas

Petugas Sampah Jakarta Barat Ciptakan Perahu Unik dari Ribuan Botol Bekas

Kreativitas pengelolaan sampah mencapai level baru ketika petugas Unit Penanganan Sampah Badan Air Cengkareng, Jakarta Barat, berhasil merakit sebuah perahu berbentuk unta dari lebih dari 3 ribu botol plastik bekas. Perahu ini menjadi pusat perhatian dalam Festival Cinta Lingkungan 2026 yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta di Danau Sunter, Jakarta Utara.

Pembuat perahu, Donal, menjelaskan detail konstruksi karyanya. “Saat ini yang kita gunakan hampir 3.380 pcs botol air mineral dan untuk botol galonnya sebanyak 500 pcs,” ujarnya. Selain botol plastik, perahu ini juga memanfaatkan busa bekas kulkas, triplek, dan aluminium yang ditemukan di sekitar kawasan Cengkareng.

Proses pembuatan perahu unta memakan waktu tiga bulan penuh, mulai dari Juli hingga September. Tim petugas sampah memilih tema unta karena makna filosofisnya yang kuat tentang konsistensi dan amanah dalam bekerja.

Donal menuturkan filosofi di balik pilihan tersebut: “Karena unta ini adalah salah satu penyemangat atau menggambarkan bahwasanya kita harus istikamah dan amanah dalam menjalankan pekerjaan.” Tema perahu unta mewakili simbol kehidupan dan perjalanan yang penuh makna.

Acara Festival Cinta Lingkungan menampilkan 43 perahu berisi dari berbagai unit penanganan sampah, masing-masing dengan karakter unik. Selain perahu unta dari Cengkareng, ada perahu bertemakan Ikan Koi Emas dari Tambora, serta desain lain seperti naga, harimau, garuda, merak, dan kapal perang.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto melihat festival ini sebagai alat edukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dini. Kreativitas para petugas diharapkan bisa menginspirasi masyarakat luas untuk menerapkan kebiasaan serupa dalam kehidupan sehari-hari, menciptakan kesadaran lingkungan yang lebih luas.

Sumber: Detik.com

Baca Juga

Scroll to Top