:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3435691/original/090261600_1618997793-pld3.jpg)
Irjen Dadang Hartanto urung dilantik sebagai Kapolda Metro Jaya dalam seremoni besar mutasi pejabat Polri yang digelar Sabtu malam (3/10/2026). Dari 27 pejabat yang resmi berganti posisi malam itu, hanya Dadang yang absen dari prosesi pelantikan dan serah terima jabatan oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta.
Alasannya cukup sederhana: Dadang sedang menunaikan ibadah umrah. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan hal itu usai acara pelantikan. “Ada satu (yang tak hadir), Bapak Kapolda Metro sedang umrah, ya. Sedang umrah beliau, tentu nanti akan dilakukan oleh Bapak Kapolri,” kata Trunoyudo.
Ketidakhadiran Dadang juga berdampak pada pejabat lain. Komjen Pol. Asep Edi Suheri yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya tidak bisa langsung melakukan serah terima posisi lamanya, karena prosedurnya harus dilakukan secara berantai bersama penggantinya.
Dalam pelantikan malam itu, sejumlah nama pejabat tinggi resmi menduduki jabatan baru. Di antaranya Asep Edi Suheri sebagai Irwasum Polri, Irjen Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam, Irjen Asep Safrudin sebagai Kabareskrim, hingga beberapa Kapolda di berbagai daerah seperti Jawa Barat, Banten, Riau, dan NTT.
Trunoyudo menyebut pelantikan ini merupakan bagian dari mutasi 88 personel sesuai surat telegram nomor 2205. Kapolri juga berpesan agar para pejabat yang baru dilantik tidak lama-lama beradaptasi dan langsung melanjutkan program yang sudah berjalan. Pelantikan Dadang Hartanto sendiri dijadwalkan menyusul setelah ia kembali dari tanah suci.
Sumber: Liputan6
Baca Juga

Kapolri Mutasi 4 Komjen Pol ke Luar Polri, Salah Satunya Lulusan Terbaik Akpol 1991

Polres Jember Gandeng MUI Usut Kasus Kiai Berinisial AA yang Viral di Medsos

Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Bikin 22 Warga Sesak Napas, Abu Sampah Masuk ke Rumah

