Menikah di Bulan Ramadhan, Ini yang Harus Anda Ketahui

  • Whatsapp
Menikah Di Bulan Ramadhan
Menikah Di Bulan Ramadhan/pexels/CollageMaker/compress/iloveimg

LITERA NEWS – Apakah Anda telah memikirkan waktu pernikahan, menikah di bulan Ramadhan misalnya? Menikah di bulan Puasa mungkin bisa menjadi pilihan waktu pelaksanaan pernikahan. Namun ada beberapa hal yang harus anda pahami dalam hal ini.

Dalam agama tidak ada larangan untuk menikah di bulan Ramadhan, terkait Ramadhan-nya, tidak juga pada bulan-bulan lain.

Bacaan Lainnya

Bahkan menikah dibolehkan hari apa saja dalam setahun. Menikah di bulan Ramadhan tentunya berbeda dengan menikah di bulan-bulan lainnya karena di bulan ini umat muslim tengah melakukan ibadah puasa.

Adapun hal-hal unik yang perlu diketahui saat melakukan pernikahan di bulan puasa adalah sebagai berikut:

1. Menikah Di Bulan Berkah (Ramadhan)

Seperti yang kita ketahui menikah di bulan ramadhan adalah bukan sesuatu yang dilarang. Dan kita ketahui pula bahwa bulan ramadhan adalah bulan barokah dan bulan yang benar-benar spesial bagi orang islam.

Bukan hanya karena suasana yang berbeda melainkan ikhtiar dan usaha kita yang juga sangat tinggi dalam ibadah kepada Allah, mengejar amalan dan pahala beribadah kepada Allah.

2. Doa Dari Orang-Orang Yang Berpuasa

Hadist Rasulullah SAW menyampaikan bahwa,

“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan.”

Doa orang-orang berpuasa adalah doa yang baik dan manjur. Untuk itu, berkah bagi mereka yang menikah di bulan ramadhan adalah mendapatkan doa-doa dari orang-orang yang berpuasa.

Tentu saja hal ini tidak didapatkan dari mereka yang menikah selain di bulan Ramadhan. Mereka yang menikah di bulan Ramadhan maka bisa meminta doa dan dukungan dari banyak orang yang sedang berpuasa.

Untuk itu jangan di sia-siakan karena akan mendapatkan kebahagiaan tersendiri. 

3. Tidak Ada Acara Makan-Makan

Pernikahan identik dengan pesta yang meriah, tamu undangan, dan makan-makan. Namun, bagaimana jika menikah di bulan Ramadhan?

Tentunya, di bulan ini anda tidak akan menjumpai makanan seperti pada pesta pernikahan pada umumnya karena semua orang yang hadir memang sedang berpuasa.

4. Hemat Biaya

Bisa dibilang, jika menikah di bulan Ramadhan bisa lebih menekan biaya. Anda tidak perlu pusing memikirkan hidangan makanan atau hiburan dalam pesta pernikahan.

Meskipun ingin mengadakan pernikahan setelah shalat tarawih dan ada acara makan-makan setelahnya, anda tidak perlu menyiapkan makanan yang sangat banyak karena biasanya para tamu undangan yang datang sudah makan terlebih dahulu.

5. Menahan Diri Untuk Tidak Berhubungan Intim Di Siang Hari

Di bulan Ramadhan, suami dan istri pun tidak boleh melangsungkan hubungan biologis walaupun sudah halal di siang hari.

Namun, jika memang tidak ada kendala hal ini masih bisa dilakukan saat malam hari atau saat sudah berbuka diperbolehkan.

Sedangkan, saat berpuasa tentu saja harus bisa lebih menahan diri untuk tidak berhubungan intim saat tengah berpuasa.

Walaupun mungkin ini sedikit sulit bagi mereka yang pengantin baru, akhirnya ini menjadi tantangan dan ibadah tersendiri jika mampu mengelola dan menahannya dengan baik melalui proses puasa.

Namun, jika pasangan pengantin baru ini tidak mampu bersabar dan merusak kehormatan bulan Ramadhan, tentunya hal ini sangat berbahaya. Bukan hanya berdosa, tapi mereka juga harus membayar denda kafarat yang lumayan berat.

6. Berkah Bulan Ramadhan Membawa Keberkahan Dalam Pernikahan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah di mana setiap ibadah yang kita lakukan bisa menghasilkan pahala yang dilipat gandakan.

Menikah juga ibadah yang memang diperintahkan oleh Allah. Menikah di bulan Ramadhan tentunya dihitung sebagai ibadah yang diliputi dalam suasana yang penuh berkah.

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipat gandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi” (HR. Muslim)

Menikah adalah suatu kebahagiaan. Menikah di bulan Ramadhan tentu saja membawa berkah tersendiri karena sebagaimana hadist di atas dijelaskan bahwa bulan Ramadhan membawa kepada keberkahan tersendiri.

Antara lain adalah, seperti, dibebaskan dari belenggu setan, dan juga berlipat pahala bagi yang menjalankan puasa.

Tentu saja, hal ini menjadi makna tersendiri bagi mereka yang menikah di bulan suci puasa ini. Itulah beberapa hal unik yang perlu diketahui saat melakukan pernikahan di bulan puasa. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *