Jenis Hama Aglonema dan Cara Mengatasinya

  • Whatsapp
Ilustrasi Jenis Hama Aglonema Tanaman Sri Rejeki dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi Gambar Aglonema/Flickr/RF CA

LITERA NEWS – Ada beragam masalah pada tanaman aglonema yang patut diwaspadai, termasuk hama dan penyakit. Sebagai tanaman hias aglonema selalu menjadi primadona untuk penghias  perkarangan rumah.

Pada masa pendemi seperti sekarang ini popularitas tanaman hias kian meroket. Banyak masyarakat berbondong-bondong memburu tanaman hias untuk memperindah dan menghijaukan kawasan rumah.

Bacaan Lainnya

Salah satu tanaman hias kerap diburu para pecinta tanaman ialah aglonema. Mengapa demikian? Alasannya adalah selain warnaya yang cantik dan menyejukan mata, tanaman ini juga dapat tumbuh di dalam ruangan sehingga menarik perhatian dan memperindah tatanan ruangan rumah Anda.

Tanaman aglonema atau chinese evergreen merupakan tanaman hias populer dari keluarga Araceae atau suku talas-talasan. Tanaman ini diperkirakan memiliki 30 spesies yang tersebar luas termasuk di Indonesia.

Di Indonesia sendiri, tanaman ini mendapat julukan sri rejeki yang dapat diartikan pembawa rejeki atau keberuntungan. Tak hanya itu, Aglonema juga dijuluki sebagai ‘Ratu Daun’ paling eksotis. Kecantikan tanaman hias ini tak dapat diremehkan dan menjadikan Aglonema sebagai salah satu jenis tanaman hias daun yang cukup populer.

Dibawah hutan hujan tropis adalah habitat asli tanaman hias ini. Intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi dapat membantu tanaman ini tumbuh dengan baik. Dikarenakan hal tersebutlah aglonema dapat tumbuh di dalam ruangan.

Seiring berkembangnya jaman, aglonema hibrida banyak dikembangkan dan menghasilkan penampilan tanaman hias yang lebih menarik dari sisi warna, bentuk, ukuran daun yang jauh berbeda dari spesies alami.

Cara Mengatasi Ragam Jenis Hama & Penyakit Aglonema

Namun, dibalik keindahan corak warna aglonema ternyata cukup berbahaya lantaran mengandung racun. Selain itu, tanaman hias ini memiliki daya hidup yang tinggi.

Akan tetapi sama seperti halnya tanaman hias lainnya, Aglonema yang Anda tanaman tak bisa lepas dari serangan hama.

Meski aglonema jarang dihinggapi hama dan apabila dihinggapi tanaman Anda tidak akan mati hanya saja kesuburan aglonema berkurang.

Jika tanaman aglonema Anda terjangkit hama, lakukanlah cara mengatasi hama dibawah ini agar tanaman aglonema lainnya tidak tertular.

1. Kutu Putih

Hama yang satu ini kerap kali menyerang berbagai macam tanaman buah atau tanaman hias lainnya. Kutu putih biasa menempel pada daun serta tangkai tanaman aglonema.

Serangan kutu putih pada tanaman aglonema Anda mengakibatkan gangguan pertumbuhan dikarenakan hama tersebut menyerap nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman aglonema.

Kutu putih mempunyai selaput benang lembut yang menutupi tubuhnya dari paparan sinar matahari. Oleh karena itu, keberadaan kutu putih pada daun akan menghalangi sinar matahari yang dibutuhkan tanaman aglonema.

Adapun cara membasmi kutu putih yang dapat Anda lakukan, antara lain :

  • Larutan bawang putih

Tidak perlu khawatir, Anda dapat membuat peptisida nabati dari bawang putih. Yang Anda perlu lakukan yaitu menghaluskan kurang lebih 3 siung bawah putih, campurkan bawang putih halus ke dalam segelas air putih, kemudian saring larutan bawang putih dan masukkan ke dalam botol spray.

Larutan bawang putih dapat Anda semprotkan secara langsung pada bagian aglonema yang terserang kutu putih. Lakukan penyemprotan 1x sehari selama 3 hari. Kala melakukan penyemprotan sebaiknya aglonema sembari dijemur.

  • Larutan Air Sabun

Keluarkan tanaman aglonema dari pot secara perlahan agar akarnya tetap utuh. Kemudian Anda dapat menyiapkan 4 liter air yang dicampurkan sabun cuci piring dengan perbandingan 1 ½ sendok teh per 1 liter air.

Bersihkan kutu putih pada aglonema menggunakan air sabun yang sudah disiapkan. Apabila kutu putih berada di ketiak batang atau sela-sela batang, gunakanlah cutton bud untuk mengeluarkan hama tersebut. Lakukanlah secara perlahan agar aglonema Anda tidak rusak.

Jika tanaman aglonema Anda sudah bersih dari kutu putih, rendamlah aglonema dalam larutan vitamin B1 dan fungisida selama 15-30 menit agar tanaman Anda tidak stress setelah dilakukan pembersihan. Jangan lupa untuk tanam kembali aglonema Anda dan semprot menggunakan peptisida untuk menghindari serangan hama.

2. Kutu Sisik

Salah satu hama yang kerap menyerang aglonema adalah kutu sisik. Hama yang satu ini sangat cepat menyebar jika tak ditangani sejak awal. Kutu sisik pula sering diabaikan oleh sebagian orang. Serangan kutu sisik juga dapat menghambat pertumbuhan tanaman Anda.

Bentuk kutu sisik seperti lintah yang sangat kecil, biasa menyerang daun, batang hingga akar aglonema. Daun aglonema akan menguning dan layu apabila terjangkit kutu sisik.

Anda tak perlu risau apabila tanaman aglonema terserang kutu sisik. Ada cara mudah untuk membasmi hama kecil perusak aglonema, sebagai berikut:

  • Larutan Air Sabun Cuci Piring

Sabun cuci piring memang sangat efektif membasmi hama pada tanaman aglonema. Yang perlu Anda lakukan yaitu siapkan larutan sabun cuci piring, aduk hingga mengeluarkan buih, lalu basahi kain percak atau kain kecil apa saja ke dalam larutan sabun.

Kemudian lap permukaan daun atau bagian lainnya yang terdapat kutu sisik sembari Anda kikir secara perlahan agar tidak merusak daun aglonema.

Lakukan cara tersebut pada aglonema lainnya apabila sudah menyebar hingga kutu sisik hilang dari aglonema Anda.

  • Penggunaan Sabun Insektisida

Cara kedua yaitu penggunaan sabun insektisida. Insektisida pembasmi kutu dapat dengan mudah Anda dapatkan di toko-toko tanaman atau online shop. Meski terbilang cukup berbahaya lantara kandungan kimia yang dimiliki tetapi jika serangan kutu sisik berubah hebat penggunaan insektisida sangat dianjurkan.

Anda hanya perlu melakukan penyemprotan menyeluruh dan rata pada aglonema yang terserang kutu sisik. Lakukan penyemprotan hingga kutu sisik hilang dari aglonema Anda.

3. Tungau Laba-laba

Tungau laba-laba juga biasa menempel pada daun dan batang aglonema. Bentuknya yang sangat kecil membuat hama ini sulit dilihat.

Hama kecil ini memiliki warna yang beragam mulai dari kuning, hijau, orange, merah atau coklat. Udara kering menjadi tempat perkembangbiakan yang sempurna untuk tungau laba-laba.

Daun aglonema yang terserang akan mengeluarkan bintik-bintik dan berubah warna dikarenakan hama ini memakan sel-sel tanaman. Jika serangan semakin parah, daun akan menguning dan layu.

Adapun cara dapat menyembuhkan aglonema Anda yang terserang tungau laba-laba, antara lain:

  • Menggunakan minyak hortikultura atau mineral oil

Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu membasuh permukaan yang terserang dengan menggunakan lap basah yang sudah dibasahi minyak hortikultura atau mineral oil. Dan jangan lupa untuk menyiram tanaman aglonema secara teratur lantaran tungau laba-laba sering menyerang tanaman yang kekurangan air.

4. Nematoda

Nematoda merupakan mikrooragnisme berbentuk cacing gilig atau cacing gelang biasa ditemukan pada bagian akar tanaman aglonema.

Parasit tanaman ini menyerang aglonema dengan memakan akar tanaman yang mengakibatkan perubahan warna daun dan kerontokan. Tanaman yang berada di luar ruangan kerap kali menjadi incaran nematode.

Pemakaian pupuk kandang yang belum matang sempurna menjadi salah satu penyebab munculnya nematode pada akar aglonema Anda, tingginya kandungan bahan organic dan zat beracun bagi tanaman. Oleh karena itu, gunakanlah pupuk kandang yang matang sempurna.

Apabila tanaman aglonema Anda terserang nematoda lakukanlah cara berikut untuk membasmi :

  • Solarisasi Tanah

Anda perlu mensterilisasikan 12 inci teratas tanah dengan solarisasi tanah (pengendalian penyakit) atau pemanasan tanah menggunakan sinar matahari. Basahi area tanah kemudian tutup menggunakan plastik transparan selama 4-6 minggu.

Suhu tanah yang meningkat akan mematikan nematoda. Sebaiknya lakukan solarisasi saat musim kemarau. Tanah yang memiliki cukup air, tidak menggenang dan berlumpur menjadi media terbaik untuk melakukan proses solarisasi.

  • Menggunakan Insektisida

Penggunaan insektisida furadan dianjurkan untuk mencegah munculnya cacing atau parasit pada akar aglonema. Anda cukup menaburkan furadan dipinggir-pinggir pot dan dibawah pot selama 2 minggu sekali.

5. Kutu Daun

Kutu daun merupakan hama pemakan getah tanaman. Hidup secara berkoloni, memiliki tubuh kecil berwarna hijau, hitam atau coklat.

Bukan hanya sebagai hama, kutu daun juga perantara penyebaran virus pada tanaman. Saat menempel pada tanaman, kutu daun akan mengeluarkan zat lengket yang mengakibatkan daun ditumbuhi jamur hitam jelaga.

Biasanya kutu daun menempel pada bagian bawah daun. Aglonema yang terserang kutu daun pertumbuhan daun akan terhambat dan mudah rusak. Jika tanaman aglonema Anda dihinggapi oleh kutu daun tak perlu risau. Ada cara mudah untuk membasmi hama tersebut dari aglonema Anda.

  • Larutan Air Sabun

Seperti bahan pembasmi hama lainnya, air sabun cuci piring terbilang ampuh mengatasi masalah kutu daun pada aglonema.

Anda hanya perlu membuat larutan air sabun cuci piring agar lebih efektif tambahkan cabai rawit yang sudah dihaluskan.

Lalu semprotkan larutan pada tanaman aglonema yang terserang kutu daun. Kandungan surfaktan dalam sabun dapat membuat kutu daun mengering.

  • Penggunaan Alkohol

Caranya sangat mudah, buatlah bola-bola kapas lalu baluri dengan alkohol. Kemudian basuh kutu daun menggunakan bola-bola kapas tersebut.

  • Sabun Insektisida

Jika serangan kutu daun sangat parah, maka Anda perlu menggunakan sabun insektisida karena dapat mencekik kutu daun. Produk ini dapat Anda jumpai di toko pertanian atau toko bibit tanaman atau online shop.

Semprotkan sabun insektisida sesuai takaran yang tertera pada produk yang Anda beli. Sabun insektisida dapat menjadi racun bagi beberapa jenis tanaman. Jadi perhatikan aturan pakai dari produk yang Anda miliki.

Semoga penjelasan diatas cukup membantu Anda membasmi hama-hama yang menyerang aglonema Anda. Selamat mencoba! Semoga aglonema Anda lekas sembuh. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *