
Kondisi jalan yang buruk di wilayah perbatasan Kalimantan Utara membuat sebagian warga setempat lebih memilih membeli kebutuhan sehari-hari ke negara tetangga Malaysia ketimbang harus bersusah payah mengakses pasar dalam negeri. Situasi ini yang mendorong Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terbang langsung ke Kabupaten Malinau untuk mencari solusi.
Tito menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kaltara, Pemerintah Kabupaten Malinau dan Nunukan, serta berbagai pihak terkait di Kantor Bupati Malinau, Selasa. Pertemuan itu membahas percepatan pembangunan infrastruktur di dua kabupaten perbatasan tersebut.
Buruknya akses jalan berdampak langsung pada berbagai aspek kehidupan warga, mulai dari pasokan logistik, layanan kesehatan, hingga akses pendidikan. Warga di kawasan terpencil seperti Krayan bahkan harus menempuh perjalanan berhari-hari lewat jalur udara atau sungai hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar. “Kita melihat ada hal yang perlu dikerjakan di perbatasan Kaltara terutama karena akses jalan di perbatasan ini tidak bagus,” ujar Tito usai rapat koordinasi.
Kunjungan Mendagri ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang sebelumnya telah mendengar langsung keluhan para kepala daerah soal sulitnya akses jalan. Menhan kemudian menghubungi Mendagri dan Menteri Pekerjaan Umum untuk mengoordinasikan penuntasan masalah ini. “Itu (kendala akses) akan membuat nasionalisme mereka bisa menjadi berkurang. Nah karena itu Pak Menhan menelepon saya, menelepon Menteri PU agar dikoordinasikan akses jalan ini harus bisa dituntaskan,” kata Tito.
Pemerintah pusat menegaskan pentingnya memperkuat daerah perbatasan agar warga merasa setara dengan masyarakat di wilayah lain dan rasa kebangsaan mereka tetap terjaga. Seusai rapat di Malinau, Tito langsung meninjau kondisi jalan di Krayan, dan dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Sebatik, Nunukan keesokan harinya. Langkah konkret dari kunjungan ini kini dinantikan oleh masyarakat perbatasan yang sudah lama mengeluhkan keterisolasian mereka.
Sumber: Antara News
Baca Juga

BRIN Bikin Pemadam Kebakaran Hutan dari Singkong, Diklaim Lebih Ampuh dari Air

Kantor Desa di Bekasi Dilempari Batu, Pihak Desa Enggan Lapor Polisi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Dasco: Ini Kado untuk Buruh

