Ilmu Dasar Bonsai: Gaya & Alat Ini Harus Dikuasai Pemula

  • Whatsapp
Ilmu Dasar Bonsai
Ilustrasi Tanaman Bonsai dengan Gaya yang Menarik sebagai Ilmu Dasar Membuat Bonsai/Pixabay/Peggy_Marco

LITERA NEWS – Ilmu dasar membuat bonsai atau mempercantik tanaman bonsai yang dimiliki ternyata cukup sederhana. Para pemula yang sedang belajar membuat bonsai bisa melakukannya dengan sangat cepat.

Tentu budidaya bonsai yang dilakukan dengan metode yang dirasa telah dikuasai terlebih dahulu. Karena modal dasar ilmu dalam membuat bonsai adalah di gaya yang akan dibentuk dari tanaman atau media bonsai dan alat yang digunakan.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, penting sekali memahami apa saja yang menjadi teknik dasar dalam pembuatan bonsai, dan alat-alat yang harus dilengkapi sebelum proses membuat bonsai tanaman dilakukan.

Diketahui bahwa bonsai, secara sederhana diartikan sebagai wadah pohon yang ditanam. Maksudnya adalah tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal atau wadah lain yang digunakan.

Tujuan bonsai tanaman adalah membuat miniatur dari bentuk asli pohon atau tanaman yang dibonsai. Umumnya pohon yang dibonsai adalah pohon-pohon besar, namun dikerdilkan untuk menghasilkan nilai estetika lain dari tanaman aslinya.

Baca Juga: Litera News: Upaya Dakwah Literasi dan Menjadi Wadah Kreatifitas Anak Muda

Penghobi bonsai, atau orang yang suka membuat bonsai diartikan sebagai orang yang memiliki nilai seni tinggi. Karena membuat bonsai tidaklah mudah, seperti menanam pohon pada umumnya.

Dalam pembuatan bonsai dibutuhkan dedikasi yang tinggi, penuh dengan kesabaran dan dibutuhkan imajinasi yang baik dalam mengolah rasa, sehingga estetika bonsai yang dihasilkan cantik dan menawan.

Tak sampai dalam pembuatan gaya bonsai saja yang diperlukan edikasi, rasa sabat dan estetika, dalam menjaga keacantikan dan kesehatan bonsai juga sangat membutuhkan energi yang luar biasa.

Untuk itu sangat penting pasca pembuatan bonsai diperhatikan dan dirawat. Bahkan tanaman bonsai adalah tanaman yang dikenal butuh perhatian dan perawatan sepanjang hidupnya.

Maka dari itu, selain gaya yang diberikan pada tanaman dalam pembuatan bonsai, dan alat yang digunakan agar menjadikan tanaman bonsai cantik paripurna, juga penting dalam perawatan setelah proses pembuatan.

Perawatan pada tanaman bonsai cukup sederhana, namun butuh dilakukan secara berkala. Misalnya, menyirami tanaman bonsai tersebut setiap hari, dan memberinya makan dengan pupuk organik secara berkala, dan lain hal.

Teknik dan Ilmu Dasar Membuat Bonsai

Ilmu Dasar Bonsai
Ilustrasi Tanaman Bonsai dengan Gaya yang Menarik sebagai Ilmu Dasar Membuat Bonsai/Pixabay/Peggy_Marco

Ada beberapa teknik dasar yang bisa dijadikan ilmu para pemula dalam membuat tanaman bonsai. Hal pertama yang bisa diketahui dan dipahami adalah tentang pohon yang bisa dijadikan tanaman bonsai.

Bicara tanaman, sebenarnya ada banyak jenis tanaman yang bisa dijadikan bonsai. Pohon yang tumbuh di alam dengan usia yang tua juga bisa dilakukan dan bahkan memiliki nilai tambah menjadi tanaman bonsai.

Tentu pohon yang digunakan ini harus bisa bertahan di lingkungan yang akan menjadi tempat barunya. Selain itu jenis pohon yang akan dibonsai juga akan mempengaruhi bentuk dasar atau gaya bonsai itu sendiri.

Dalam pembuatan gaya, atau proses penanaman pohon bonsai juga membutuhkan alat yang tepat agar tidak merusak keindahan dari bonsai yang sudah jadi, atau yang baru saja dibuat.

Untuk itu, penting sekali memiliki pemahaman dasar tentang alat-alat yang digunakan dalam budidaya bonsai. Alat dasar yang digunakan pada pembuatan bonsai ini nantinya akan akan memaksimalkan proses pembentukan gaya bonsai.

Misalnya saja, seperti gunting, alat ini digunakan untuk memangkas cabang dan akar tanaman. Jangan dikira semua gunting bisa digunakan. Karena tentunya setiap pohon yang akan dibonsai memiliki karakteristik tanaman yang berbeda.

Maka dari itu yang perlu dipahami dalam hal di atas, yang paling sederhana adalah gunting tajam. Untuk jenisnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Baca Juga: Kumpulan Puisi Hari Ibu, Cocok Untuk Ungkapan Cinta

Demikian juga di segmentasi kebutuhan lainnya, alat yang digunakan tentu akan disesuaikan, misal lagi alat untuk menyaring tanah, pasir, dan lain hal dalam pembuatan media tanam bonsai yang baik.

Dari sisi gaya bonsai. Gaya dasar bonsai juga menjadi teknik dan ilmu dasar yang harus dikuasai oleh para pemula yang akan turun dalam membuat bonsai.

Misalnya saja, seorang pembonsai ingkin membuat tanaman seperti air terjun. Sehingga bonsai air terjun dibentuk sedemikian rupa agar menyerupai air terjun.

Ada juga yang pohon dibengkokkan ke bawah, seperti riam, dari tebing. Lalu cabang-cabang pohon ada yang dibentuk untuk bisa tumbuh menyamping dimana angin kencang bertiup, sehingga ketika angin berhembus cabang akan mendayu.

Apapun jenis yang akan dilakukan untuk memaksimalkan gaya dalam membuat bonsai, pohon bonsai ini adalah miniatur pohon yang besar.

Jadi pembonsai akan menanamnya dengan wadah yang kecil, tanpa kehilangan keindahan dan penampilan alaminya.

Jadi di atas sudah dijelaskan, ada dua pokok pikiran ilmu dasar bonsai yang bisa dipahami, pertama gaya yang akan diberikan pada tanaman ketika akan dibonsai, lalu ada alat dasar yang digunakan dalam pembuatan bonsai.

Dari gaya dan alat itu jugalah nantinya akan merambah ke bagaimana teknik perawatan, seperti penyiraman dan pemupukan. Karena dalam hal ini alat dasar dalam pembuatan bonsai akan terus digunakan.

Gaya Bonsai Dasar untuk Pemula, Patut Dicoba untuk Mempercantik Tanaman

Bicara tentang gaya dasar pada tanaman bonsai, di alam telah menyajikan gaya yang khas. Pohon yang tumbuh di wilayah atau iklim tertentu memiliki ciri khas tersendiri.

Misalnya di tempat yang berangin kencang, pepohonan tumbuh miring. Demikian juga yang harus dipahami ketika akan membuat bonsai.

Maka gaya dasar yang diinginkan pada tanaman bonsai ini menjadi ilmu dasar yang harus dikuasai. Sebab, gaya bonsai akan menjadikan pohon atau tanaman yang akan dibonsai akan terlihat lebih natural alami seperti pohon aslinya ketika ditanam dilahan luas.

Gaya juga akan dinilai berdasarkan orientasi batang. Berikut Litera News kutip dari laman Lifezshining tentang gaya bonsai dasar yang sederhana yang bisa dilakukan pemula.

1. Gaya Tegak Formal.

Dalam hal ini kita bisa menemukan gaya ini di mana pepohonan terkena sinar matahari langsung. Biasanya batangnya lurus, lebih tebal di bagian bawah dan meruncing secara bertahap ke arah ujung.

Demikian juga cabang mulai tumbuh dari 1/4 panjang batang dari pangkal. Cabang-cabangnya tersebar sedemikian rupa sehingga yang lebih panjang di bagian bawah, dan memendek ke arah ujung.

Sebenarnya simetri ini memberikan bentuk segitiga pada bonsai. Pohon jenis konifera seperti Juniper, Pine, dll. Adalah yang terbaik untuk membuat bonsai gaya tegak formal.

Kita juga bisa mencoba pohon seperti Ficus benjamina, retusa dll di daerah tropis untuk dijadikan tanaman bonsai.

2. Gaya Tegak Informal.

Gaya tegak informal agak mirip dengan gaya tegak formal. Ujung pohon berada tepat di atas pangkal, tetapi batangnya agak bengkok.

Tentunya, kita dapat membuat bonsai tegak informal melalui pelatihan dan pemasangan kabel yang tepat.

3. Gaya Bonsai Miring.

Di alam, pohon cenderung tumbuh menyamping dengan gaya miring karena faktor-faktor tertentu seperti angin kencang, salju turun dll.

Tentunya kita bisa melatih tanaman bonsai kita dengan gaya ini. Pohon Jade, Bougainville dll cocok untuk gaya miring.

4. Bonsai Gaya Cascade.

Pohon yang tumbuh di bebatuan atau tebing tinggi cenderung membungkuk ke bawah seperti air terjun.

Tentunya, kita bisa membuat bonsai gaya cascade melalui metode pemasangan kabel atau kawat khusus bonsai yang tepat. Biasanya, untuk bonsai ini perlu menggunakan pot tinggi untuk menanam bonsai gaya cascade.

5. Bonsai Gaya Semi Cascade.

Gaya ini kurang lebih seperti gaya kaskade. Pertama, pohon tumbuh tegak dengan panjang pendek dan bengkok ke samping. Tetapi batangnya tidak pernah masuk ke bawah dasar pot.

6. Broom Style Bonsai.

Dalam gaya ini, pohon memiliki batang tegak dengan cabang menyebar di sekitar ujung seperti payung. Pastinya, kita bisa membuat bonsai dari banyak pohon seperti Ficus longisland dll dengan gaya sapu.

7. Bonsai Gaya Hutan.

Dengan gaya ini, sekelompok jenis pohon bisa dibuat bonsai, terutama yang berasal dari spesies yang sama. Biasanya kelompok tersebut berisi pohon dalam jumlah ganjil dengan yang tertinggi di tengah.

Singkatnya, gaya bonsai yang disebutkan di atas, adalah yang paling umum ditemukan. Lebih disukai, Gaya bonsai dasar untuk pemula.

Namun, cobalah untuk mengembangkan gaya Anda sendiri karena akan lebih mudah bagi Anda untuk mengembangkan dan mempertahankan gaya ini.

Alat Penting Untuk Pemula Dalam Membuat Bonsai

Membuat pohon bonsai adalah bentuk seni yang luar biasa membutuhkan teknik dan alat sebagai pendukung memaksimalkan apa yang tengah dilakukan pada suatu tanaman yang akan dibonsai.

Alat-alat yang diperlukan memang tidak sedikit. Namun alat-alat tersebut sangat berkaitan dengan aktifitas lainnya di sekitar kita. Berikut alat-alat yang dibutuhkan dalam proses pembuatan bonsai.

  1. Baki taman untuk mencampur tanah
  2. Palu berukuran sedang untuk menghancurkan batu bata
  3. Sekop kecil
  4. Saringan dengan jaring kawat.
  5. Beberapa potong kawat kasa, untuk menutupi lubang drainase pot.
  6. Sepasang sumpit

Di atas adalah sebagian alat yang bisa digunakan dalam memproses tanaman yang akan dibonsai ke media tanam yang telah disiapkan.

Jadi setelah akar pohon terpasang di media tanam baru, daun dan cabang baru juga sudah mulai bertunas, di saat itu bisa melakukan pemangkasan pada tanaman bonsai.

Dalam pemangkasan ini diperlukan alat-alat lainnya yang harus dipersiapkan. Karena dalam hal ini nantinya akan dilakukan pemotongkan pada tunas tanaman.

Demikian juga dalam hal memangkas cabang pohon, kita harus menggunakan alat khusus seperti gunting atau gunting. Alat yang dibutuhkan pada proses kali ini adalah:

  1. Pemotong cabang
  2. Alat Pemotong daun
  3. Alat Potong kenop
  4. Rake root
  5. Gunting untuk pemangkasan akar
  6. Gergaji pemangkasan berukuran sedang
  7. Gunting dapur
  8. Tang penekuk kawat atau kabel

Demikian juga diperlukan alat-alat dalam proses pengkabelan atau pengawatan pada tanaman bonsai, ketika bonsai akan dibengkokan percabangannya.

Pembengkokan dan pengkabelan atau pengawatan ini dilakukan agar mempermudah dalam membuat bentuk bonsai yang diinginkan.

Alat-alat yang perlu dipersiapkan dalam hal ini adalah bisa menggunakan kabel aluminium atau tembaga atau kawat khusus bonsai yang ada banyak dipasaran.

Terakhir yang bisa dimaksimalkan dalam proses pembuatan bonsai adalah dengan membersihkan tanaman dengan kuas lembut.

Kita bisa mencari kuas bonsai ini di toko bonsai. Kuas bonsai ini berguna untuk membersihkan tanaman setelah ditanam. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *