Fakta Menarik African Milk Tree, Tanaman Mirip Kaktus

  • Whatsapp
African Milk Tree Mirip Seperti Kaktus
Ilustrasi Gambar African Milk Tree/Instagram/@jillyjelly1

LITERA NEWS – African Milk Tree memiliki nama sains euphorbia trigona ini kerap dianggap sebagai salah satu jenis tanaman kaktus. Hal ini dilihat, selain karena tampilannya yang berduri mirip seperti kaktus, ini juga dikarenakan kepada sebutan lain dari tanaman ini.

Tanaman jenis sukulen ini kerap disebut dengan kaktus katedral, kaktus persahabatan, kaktus keberuntungan dan nama lain yang berkenaan dengan kaktus.

Bacaan Lainnya

Batang tanaman ini berwarna hijau, memiliki duri dan tumbuh tegak serta memiliki cabang-cabang yang juga tumbuh ke atas.

Selain itu tanaman african milk tree ini juga tidak berbunga dan kemungkinan merupakan jenis tanaman hasil persilangan.

Ada banyak fakta menarik tentang tanaman ini, salah satunya adalah harga tanaman African Milk Tree yang sangat terjangkau bagi semua kalangan.

Kurang lebih, untuk para pecinta tanaman hias bisa mendapatkan jenis tanaman ini hanya dengan merogoh kocek Rp20 Ribu Rupiah saja,untuk tanaman ukuran mungil.

Namun ukuran mungil tanaman ini tetap akan menjadi daya tarik sebagai penghias rumah Anda. Apalagi tanaman ini digadang-gadang akan menjadi salah satu tanaman hits di 2021.

Berikut ini fakta-faktar menarik lainnya tentang tanaman sains bernama euphorbia trigona:

African Milk Tree Tumbuh dengan Cepat

Pemberian pupuk tiga kali selama satu bulan dapat membuat ukuran tanaman yang berasal dari Afrika Barat ini mencapai hingga dua kaki atau setara 6 meter dalam satu tahun saja.

Maka penting untuk Anda melakukan pemangkasan yang rutin pada tanaman african milk tree ini.

Agar tanaman tidak roboh atau patah sebab akar tanaman cenderung kecil sehingga tidak terlalu kuat untuk menopang.

Selain itu, pemangkasan juga berguna agar Anda dapat mempertahankan ukuran tanaman sesuai dengan keinginan Anda dan juga dapat mengindarkan tanaman dari gangguan penyakit.

Seperti misalnya tanaman terjangkit oleh kutu, sisik tanaman, hingga pembusukan akar. Untuk itu, sebagai pemilik tanaman penting untuk memperhatikan tumbuh kembang tanaman hias ini agar bisa sempurna. Beberapa cara yang bisa dilakukan misalnya saja seperti:

1. Pengaturan Cahaya

Jika Anda mengetahui proses pengaturan cahayanya Anda akan setuju bahwa tanaman ini tidak termasuk dalam keluarga kaktus.

African milk tree ini tepat di simpan di dekat jendela karena cahayanya yang tidak langsung menyentuh tanaman ini.

African milk tree memang menyukai cahaya terang, tapi akan terbakar jika di tempatkan pada lokasi yang langsung terkena paparan sinar matahari dan tempatkan pada lokasi dengan sirkulasi udara yang baik.

2. Pemberian Air

Untuk pemberian air pada tanaman, lakukan penyiraman secara rutin seminggu sekali. Kenapa demikian? Alasannya adalah untuk menyeimbangkan banyak tidaknya matahari yang didapat tanaman.

Selain itu dalam melakukan penyiraman sebaiknya menggunakan teknik menyiram setelah tanah mengering, jangan biarkan terlalu lembab atau bahkan air meluber.

Hal ini selain menghindari pembusukan akar juga untuk meniru habitat asli tanaman ini yang cenderung kering dan gersang.

3. Pemberian Media Tanam

Tanah merupakan media tanam yang pasti digunakan untuk tumbuh kembang tanaman hias. Tanah yang cocok digunakan untuk tanaman ini adalah pasir dan tanah liat. Ini baik sebagai media tanamnya.

Tanah liat berguna untuk menghambat pertumbuhan mengingat tanaman ini sangat cepat membesar serta untuk menghambat drainase atau pembuangan air secara alami.

Serta tambahkan juga sedikit lumut gambut dan perlit secukupnya.

Perlit sendiri merupakan hasil letusan lava gunung berapi, dan tersedia di pasaran sehingga Anda tidak perlu mengambilnya secara langsung ke gunung.

4. Pemerikasaan Rutin

Periksa african milk tree Anda secara rutin, apalagi jika terdapat tanda-tanda penyakit. Penyakit yang kerap menghampiri tanaman ini seperti, membusuk atau terlihat batang menghitam.

Karena jenis penyakit ini kerap menghampiri jenis tanaman hias ini, termasuk jamur dan kutu putih. Demikian juga untuk hama tanaman African Milk Tea, seperti laba-laba merah.

Jika Anda kesulitan memeriksanya, Anda dapat menggunakan kaca pembesar sehingga Anda tidak kecolongan sehingga tidak menyadari bahwa tanaman Anda sedang bermasalah.

Untuk kutu putih biasanya berbentuk bola-bola berwarna putih yang melekat pada tanaman.

Untuk hama laba-laba, mereka memang terkadang sulit untuk terdeteksi. Akan tetapi terdapat cirinya jika hama yang satu ini menghinggapi tanaman Anda.

Perhatikan pada seluruh bagian tanaman african milk tree Anda apakah terdapat bintik-bintik berwarna coklat.

Jika terdapat tanda-tanda tersebut, maka si hama yang satu ini telah merusak jaringan di tanaman Anda. Ini biasa terjadi pada pengaturan cahaya yang kurang baik.

Demikian juga dalam pemberian air pada proses penyiraman dan dalam pemberian makan pada tanah, seperti pupuk yang tidak tepat dan tidak teratur.

Pembusukan pada tanaman biasanya sulit untuk hilang secara total, tapi masih ada kemungkinan untuk Anda menyelamatkan tanaman Anda.

Anda dapat memotong batang-batang yang membusuk untuk menghentikan penyebarannya dan dapat menambahkan belerang sebagai upaya menghentikan hama dan penyakit pada tanaman Anda.

Selain itu, jika terdapat hama dan penyakit pada african milk tea Anda maka Anda dapat melakukan repotting. Repotting merupakan pergantian media tanam dan jika perlu mengganti potnya.

Jika Anda tidak ingin mengganti potnya, Anda cukup membersihkan pot dengan air lalu keringkan dan pastingan hama dan penyakit tidak lagi menempel.

Anda juga dapat memberikan obat untuk tanaman berdasarkan permasalahan yang tanaman Anda hadapi.

Baca Juga: Pakis Bintang Biru (Happy Bean Plant), Tanaman Hits 2021

Tak kalah menarik tentang bagaimana cara budidaya tanaman African Milk Tea ini. Cara budidaya tanaman ini cukup mudah, Anda hanya perlu mempersiapkan gunting dan pot saja.

Jika bahan di atas sudah tersedia, pertama potong bagian tanaman dengan gunting. Selanjutnya bilas tanaman dengan air.  Setelah itu tanaman di tanam di media yang telah dimiliki. Setelah tiga minggu, akar akan segera bertumbuh!

Catatan paling penting dalam proses perawatan african milk tree ini, Anda wajib menggunakan sarung tangan yang tebal sebab getah tanaman ini dapat membuat Anda iritasi.

Selain itu hindarkan dari jangkauan anak kecil dan beri pemahaman dengan baik pada mereka untuk tidak memakan tanaman  tersebut, sebab semua bagian tanaman ini mengandung racun jika dimakan!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *