Cara Membuat Bonsai Bambu Memiliki Nilai Harga Termahal

  • Whatsapp
Cara Membuat Bonsai Bambu
Ilustrasi Bonsai Bambu/Flickr/Elaine Guo

LITERA NEWS – Tanaman bambu bisa menjadi pilihan terbaik sebagai tanaman hias untuk pertamanan dan bonsai, terlebih cara membuat dan perawatannya cukup mudah.

Tanaman bambu yang bisa dijadikan bonsai pun telah beragam ada di kehidupan masyarakat. Misalnya saja, seperti, bonsai bambu tasbih, bonsai bambu botol, bonsai bambu Cina, bonsai bambu hijau, bonsai bambu hoki, dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Bambu yang umumnya disebut dengan tanaman yang tumbuh liar ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan menjadi tanaman dengan nilai jual tinggi. Lewat bonsai, tanaman bambu ini bisa menjadi yang termahal jika tampilannya cantik, unik dan menarik.

Maka kreatifitas dalam menjadikan bambu dengan bonsai terus dilakukan oleh para pelaku seni tanaman ini. Lewat sentuhan ilmu dasar bonsai yang dimiliki, bambu akan menjadi hiasan yang menarik untuk mempercantik taman rumah. Bahkan, taman perumahan dan lingkungan perkantoran.

Bambu yang merupakan sebagai salah satu kelompok tanaman cemara yang termasuk dalam famili rumput ini pun tak asing di berbagai belahan dunia, tumbuh liar dan melimpah.

Namun akhir-akhir ini di berbagai kota besar di Indonesia sulit ditemui. Akan tetapi masih mudah ditemui dalam bentuk bonsai. Bahkan menjadi perhiasan alam taman kota. Terutama kota-kota di bagian selatan serta tenggara Asia.

Tentu ini bisa menjadi peluang ekonomi bisnis juga. Meski sebagai golongan keluarga rumput, tanaman bambu jika tidak dibonsai bisa mencapai ketinggian sekitar 100 kaki.

Inilah makanya, seni bonsai dengan gaya dasar bonsai yang diinginkan para pelakunya dibutuhkan untuk membuat tanaman ini bisa dimiliki meski hanya memiliki luas lahan perumahan yang sempit.

Bambu ketika menjadi bonsai, tentu juga akan menjadi salah satu bonsai gaya natural yang akan tampil tetap seperti tanaman bambu liar, namun hanya berukuran mini.

Ukuran mini ini jugalah yang bisa disebut dengan varietas miniatur kerdil, namun untuk mempercantik bambu yang dikerdilkan tetap memiliki sifat yang rimbun atau lebat.

Mengenal Manfaat Bambu Bagi Kehidupan Manusia

Pohon bambu dikenal sebagai salah satu tanaman keras yang tumbuh cepat, hanya mekar sekali dalam hidup mereka, dan mati setelahnya.

Sungguh itu adalah salah satu fitur tanaman yang paling menarik. Di hutan tropis India, semua orang bisa menemukan berbagai varietas tanaman bambu tersebut.

Ketahuilah, bambu memiliki banyak manfaat. Kegunaan tanaman bambu ini tak hanya sebagai tanaman hias, ataupun bonsai.

Namun bermanfaat dari bagian yang dimilikinya. Misalnya, pucuk lunak serta biji tanaman (Rebung, bahasa yang tren di Indonesia) yang dapat digunakan untuk membuat masakan di banyak belahan dunia.

Selanjutnya manfaat bambu di dunia kesehatan, seperti dalam pengobatan tradisional Tiongkok, berbagai bagian tanaman digunakan untuk membersihkan luka, mengobati iritasi kulit, dan lain-lain.

Selain itu batang pohon bambu besar digunakan untuk keperluan bangunan. Terutama di tempat yang sering terjadi bencana alam seperti gempa bumi, angin topan dan lain-lain.

Tak kalah penting, jaringan sistem akar pada pohon bambu yang luas, dapat mengendalikan erosi tanah secara efektif. Begitu pula banyak hewan seperti panda raksasa, gajah, dan lainnya yang memakan pucuk lembut tanaman tersebut.

Manfaat Menanam Bambu di Perkarangan Rumah

Ada berbagai jenis tanaman bambu yang ideal untuk taman rumah. Lebih disukai untuk membuat bonsai, lansekap, pemagaran dan penanaman pot.

Demikian juga untuk kegunaanya, ada banyak manfaat yang bisa diketahui ketika seseorang menanam bambu di perkarangan rumah.

Keuntungan yang paling penting dan bisa dirasakan kehadiran pohon bambu di perkarangan rumah adalah sifat detoksifikasinya.

Ini adalah salah satu tanaman terbaik yang dapat menyerap banyak gas beracun seperti karbondioksida, xylene dan lain-lain.

Demikian juga tanaman bambu melepaskan 30% lebih banyak oksigen, dibandingkan kelompok tanaman lain yang setara.

Daunnya yang indah serta batangnya yang dikenal sebagai batang, menjadikan tanaman ini ideal untuk lansekap. Tak hanya itu saja, bahkan pemandangan dengan gugusan bambu di tengahnya, bisa membuat taman semakin menarik.

Tak sedikit juga yang menjadikan pohon bambu menjadi pagar. Terutama bambu hijau. Bahkan ada yang menggunakan bonsai bambu hijau sebagai pagar terbaik rumah.

Tak hanya langsung ditanam dalam tanah tanpa pot, untuk diminaturkan lebih kecil juga bisa dilakukan. Caranya dengan memberikan media tanam lewat pot.

Miniatur tanaman bambu yang ditanam dalam pot ini sangat ideal untuk di dalam ruangan. Jadi si pemilik rumah bisa menyimpannya di balkon atau di tempat di mana tanaman mendapatkan cahaya yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang tepat.

Di atas segalanya, ini adalah salah satu tanaman terindah untuk membuat bonsai. Beberapa tanaman bambu yang ditanam di bonsai gaya hutan, akan terlihat sangat fantastis.

Cara Menanam Pohon Bambu Menjadi Tanaman Hias di Kebun atau Perkarangan Rumah

Ada beberapa pertanyaan tentunya tentang hal ini. Antara lain, bagaimana cara menanam tanaman bambu untuk perkarangan rumah.

Termasuk membuat menjadikannya bonsai yang memiliki harga tinggi, bahkan nilai jual termahal dari banyak jenis tanaman hias.

Tanpa dijadikan bonsai, tentu metode menanam yang bisa dilakukan cukup mudah. Karena hanya cukup ditanam dikebun atau dipelataran rumah yang dimiliki.

Ketika ditanam langsung di kebun atau di perkarangan rumah ini membutuhkan sedikit perawatan. Perbanyakan tanaman bambu juga akan cepat terjadi dengan munculnya peranakan baru.

Karena memang cara terbaik untuk perbanyakan adalah melalui anakan yang bertunas dari rimpang. Lewat cara inilah seseorang bisa dengan mudah mengumpulkan anakan dari tanaman induk dengan menggunakan pisau tajam.

Sehingga untuk kembali menanam ulang, bisa langsung di tanah. Berikut cara yang bisa dilakukan:

  1. Pertama-tama buatlah lubang dengan ukuran 1: 1: 1 kaki.
  2. Kemudian isi dengan campuran pasir, lempung dan pupuk organik lainnya.
  3. Setelah itu tanam anakan bambu anda di dalamnya, dan sirami secara teratur.
  4. Jika ada sinar matahari langsung, berikan sedikit keteduhan selama beberapa hari.
Baca Juga: Cara Membuat Bonsai Gaya Sapu (Broom Style)

Beberapa hal yang bisa diketahui, setelah akarnya diperbaiki, bambu Anda akan tumbuh lebih cepat. Untuk menjaga ukuran dan bentuk tanaman, diperlukan pemangkasan tepat waktu.

Sama pentingnya untuk menggunakan alat yang sesuai, untuk memangkas Bambu Anda. Sebab, tidak mudah bagi Anda menggunakan gunting kebun biasa untuk memangkas yang memiliki batang keras.

Tapi tentunya Anda bisa menggunakan gergaji pemangkasan berukuran kecil atau sedang untuk tujuan ini.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah lewat stek batang untuk perbanyakan tanaman bambu. Untuk ini, selalu kumpulkan stek dari tanaman yang sudah cukup matang.

Selain itu, ingatlah untuk menggunakan batang dengan sedikitnya dua ruas. Biasanya, akar berkembang di sekitar daerah nodal batang.

Demikian juga, rimpang menyebar lebih cepat ke samping, dan karenanya harus berhati-hati agar tanaman tidak menyerang area yang berdekatan.

Meskipun tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di iklim tropis, memberi makan sesekali membantu menjaga kesehatan dan keindahan bambu. Untuk ini, dapat menggunakan kotoran sapi kering atau kotoran organik lainnya.

Cara Mudah Membuat Pohon Bambu Menjadi Bonsai

Untuk membuat bonsai pada tanaman pohon bambu, cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan pot sebagai media tanamnya.

Untuk menanam bambu dalam pot, pertama-tama pilih varietas yang lebih kecil yang cocok untuknya. Tentunya bisa mencoba miniatur tanaman bambu selama ini. Anak pohon tersedia di sebagian besar pemasok taman atau pembibitan.

Biasanya tanaman bambu bisa tumbuh subur di tanah lempung. Oleh karena itu buatlah campuran dengan jumlah yang sama dari pasir sungai, lempung dan lumpur, yang dapat mempertahankan kelembapan tanpa genangan air.

Selanjutnya, tambahkan juga kotoran sapi atau kompos kering ke dalam campuran. Setelah itu tanam anakan Anda di dalam pot dan simpan di tempat teduh selama beberapa hari. Jangan pernah lupa untuk menyirami bambu Anda setiap hari.

Saat tanaman bambu mulai tumbuh dengan baik di lingkungan baru, pindahkan pot ke mana saja di rumah Anda. Lebih disukai tempat dengan sinar matahari tidak langsung selama beberapa jam sehari.

Dengan mengingat poin-poin di atas, cobalah untuk menanam tanaman bambu di taman Anda, agar benar-benar mengagumkan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *