Bonsai Gaya Natural Ini Punya Aura Cantik Alami, Harga?

  • Whatsapp
Bonsai Gaya Natural
Ilustrasi Bonsai Gaya Natural/Flickr/zassle

LITERA NEWS РBonsai Gaya Natural menjadi pilihan yang menarik sebagai tanaman hias di halaman rumah. Bonsai tidak lebih dari pohon biasa yang ditanam dalam wadah khusus.

Namun tanaman ini dilatih untuk tetap kecil, meniru versi yang lebih besar di alam, dan tetap menampilkan aura cantiknya. Bahkan lebih cantik dari pohon aslinya.

Bacaan Lainnya

Tampil alami memang menjadikan apapun terlihat cantik, termasuk bonsai. Bonsai bisa dibentuk dengan segala upaya, menjadikannya bergaya natural, senatural mungkin seperti tanaman di alam.

Hal ini bisa dilakukan ketika pembonsai atau para penghobi bonsai mehamai dasar-dasar bonsai meskipun mereka bukanlah seorang yang ahli dibidang tersebut (pemula).

Ilmu dasar bonsai terletak dibagian bentuk apa yang diinginkan. Semakin kesini, pecinta tanaman hias memang banyak diperlihatkan gaya bonsai terbaru, karena ditemukannya tingkat seni yang lebih tinggi dalam cara membuat bonsai tampil cantik.

Ada banyak upaya dalam hal ini, misalkannya saja dengan menanam biji, stek, atau pohon muda. Tak hanya itu saja, bonsai juga bisa dibuat dengan semak dan tanaman merambat.

Tingginya berkisar, dari beberapa inci hingga 3 kaki dan dilatih dalam berbagai cara dengan memangkas cabang dan akar secara hati-hati, sesekali merepoting, mencubit pertumbuhan baru, dan dengan menyambungkan kedua cabang dan batang ke bentuk yang diinginkan.

Harga Bonsai Gaya Natural

Jika melihat daftar harga bonsai dengan gaya yang satu ini cukup mengejutkan, di marketplace saja harga bonsai bergaya natural bisa mencapai Rp12 juta lebih. Harga bonsai paling murah pada nilai Rp1 juta.

Tentu perbedaan harga ini akan berbeda juga pada jenis tanaman, tingkat kecantikan, usia bonsai, baik bonsai muda maupun bonsai tertua. Namun yang jelas, tak ada yang bisa menaksir harga bonsai, semua memang ada di selera para pembelinya.

Ini menjadi peluang bisnis yang baik jika ditekuni. Harga semahal itupun masih banyak yang memburu. Memang, bonsai yang natural seperti pohon di alam yang harus diminaturkan mini dari aslinya sulit dalam membuatnya.

Tak hanya cara membuat bonsai yang rumit, tetapi juga cara perawatannya. Karena ada banyak komponen yang harus diperhatikan, tak hanya tanaman sekedar hidup.

Cara Membuat Bonsai

Cara membuat bonsai gaya natural memang diperlukan ketepatan dalam memilih metode yang akan digunakan, khususnya, metode pemangkasan bonsai yang sesuai.

Selain itu, yang perlu juga dipahami adalah gaya yang ingin ditampilkan pada pohon yang akan dijadikan bahan bonsai.

Untuk pot juga demikian. Pot yang harus sesuai dipilih adalah seberapa besar bonsai yang akan dibuat, dan akan ditempatkan dimana tanaman tersebut.

Lebih pentingnya lagi adalah, bonsai harus dipangkas agar tetap kecil. Selain itu, tanpa pemangkasan akar, bonsai menjadi terikat pot.

Bonsai juga membutuhkan repotting tahunan atau dua tahunan. Sama seperti tanaman lainnya, pohon bonsai membutuhkan kelembapan untuk bertahan hidup.

Oleh karena itu, tanaman bonsai jenis dan gaya apapun itu harus diperiksa setiap hari untuk menentukan apakah perlu disiram.

Ada beberapa pilihan untuk membuat bonsai terlihat lebih natural, dan tetap memiliki aura cantik seperti di alam terbuka, misalnya saja dengan gaya yang ingin disesuaikan.

Baca Juga: 7 Gaya Dasar Bonsai yang Buat Penghobi Jatuh Hati

Ada banyak gaya bonsai, dari tegak formal, tegak informal, miring, bonsai gaya sapu (bloom stle), bonsai cascade atau kaskade, bonsai beringin, bonsai semi-cascade, dan jenis bonsai batang kembar.

Akhir-akhir ini juga ada banyak upaya menjadikan pohon menjadi bonsai bertingkat. Terlihat sebuah miniatur tanaman di alam hutan yang memiliki tingkatan pada dahan, ranting dan pohonnya.

Ini terjadi pada Cascading Bonsais, yakni dalam membuat bonsai bertingkat dimaksudkan untuk mencerminkan bentuk pohon yang pernah mengalami masa sulit, namun tetap bertahan.

Dibuat seolah-olah pepohonan yang hidup di tanah longsor, atau lumpur longsor dan tebing-tebing. Inilah gaya bonsai natural yang memiliki seni tinggi dalam upaya membuatnya.

Dalam hal ini, artinya yang perlu diperhatikan adalah pada batang utama bonsai. Batang utama bonsai ini harus berbentuk jeram akan membengkok ke bawah, melewati bibir wadahnya dan melewati garis akarnya.

Cabang-cabang di batang utama akan menjulur ke atas dan ke atas, seolah-olah berjuang untuk matahari. Dalam bahasa Jepang, bonsai berbentuk cascade disebut bonsai kengai.

Tips Membentuk Bonsai Bertingkat

Membuat bonsai bertingkat yang tampak natural dan cantik alami, bisa dengan memahami tips berikut ini:

  1. Pangkas sekitar setengah cabang di pohon. Pikirkan baik-baik cabang mana yang ingin Anda hapus. Yang terbaik adalah membuang cabang kecil atau terlalu besar yang tumbuh dari batangnya sendiri.
  2. Saat memulai bonsai kaskade, Anda perlu menambahkan kabel bentuk ke tanaman. Bungkus 75 persen batang, mulai dari pangkal, dengan penutup pelindung seperti rafia.
  3. Jangkar kawat yang relatif tebal di dekat pangkal batang dan bungkus dengan hati-hati ke batang. Berhati-hatilah agar tidak membungkusnya terlalu erat karena dapat merusak batang saat tumbuh.
  4. Setelah kawat melingkari batang, Anda dapat membungkus kawat dan batang dengan tali rafia agar kawat tidak bergerak. Sekarang kita perlu membengkokkan batang bonsai cascade Anda.
  5. Pikirkan baik-baik tampilan bonsai yang Anda inginkan. Ingat, Anda berusaha meniru alam, bukan membuat karya seni modern.
  6. Bayangkan sebuah pohon yang didorong oleh salju di tepi tebing. Bagian atas pohon akan turun di bawah bagian bawah pohon jika ditekuk dalam bentuk yang benar.
  7. Setelah Anda memikirkan bentuk itu, pegang alasnya dengan satu tangan dan tekuk batang ke bentuk ini dengan tangan lainnya.
  8. Sekarang Anda bisa memasang kabel di cabang. Gunakan kabel pengukur yang lebih kecil pada cabang dan, sekali lagi, jangan membungkus cabang terlalu erat.
  9. Pangkas dan cabang yang menghadap langsung ke sisi wadah. Cabang lainnya harus ditekuk secara horizontal dari batang utama.
  10. Terus buat sedikit penyesuaian pada cabang bonsai cascade Anda saat dahannya terisi.
  11. Akhirnya, Anda akan dapat melepaskan kabel-kabel itu dan pohon Anda akan mencerminkan kekuatan alam yang gigih bahkan dalam menghadapi kesulitan.
Baca Juga: Cara Merawat Bunga Kastuba Merah, Si Poinsettia Meksiko

Catatan yang perlu dipahami, tanaman pohon yang baik untuk dijadikan bonsai dengan gaya natural adalah pohon-pohon yang dapat membuat bonsais bertingkat sangat baik, contohnya:

  1. Gundukan Hijau Juniper Cina
  2. Juniper Pinus Hitam Jepang
  3. Juniper Jarum Pinus Gunung
  4. Pinus Putih Jepang
  5. Pinus Juniper Scotch

Ini adalah beberapa pohon yang lebih populer untuk membuat bonsai bertingkat, mereka tidak satu-satunya. Semua pinus atau juniper cocok untuk gaya bonsai ini.

Pohon lain juga dapat digunakan untuk gaya ini, selama tidak tumbuh dengan kuat ke atas. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *