7 Cara Belajar yang Efektif

  • Whatsapp
Cara Belajar Efektif
Ilustrasi Gambar Belajar Efektif/Pexels/Julia M Cameron

LITERA NEWS – Mendekati ujian tentu Anda akan disibukkan dengan belajar, mengulas materi dan mempelajari bank soal yang Anda pekirakan akan keluar pada lembar pertanyaan yang mungkin Anda juga tidak tahu efektif atau tidak.

Sebagian besar akan belajar ekstra dengan seharian tak keluar kamar dan hanya berkutik pada tumpukkan buku atau bahkan ada yang belajar dengan sistem kebut semalam, mempelajari materi secara singkat lalu langsung terlelap.

Bacaan Lainnya

Belajar dengan cara-cara tersebut, tentu tidak efektif. Bahkan ketika Anda memutuskan hanya fokus pada pelajaran Anda dan tidak memerdulikan hal lainnya.

Akan banyak dampak buruk, belajar dengan sistem kebut semalam pun demikian. Anda belum tentu dapat menyerap seluruh materi, dan fatalnya Anda bisa mengantuk saat ujian.

Cara Belajar Efektif

Tahukah Anda, bahwa sebenarnya terdapat cara-cara efektif agar proses belajar Anda lebih menyenangkan. Tidak menggunakan cara belajar berlama-lama atau juga belajar singkat semalaman saja.

Inilah dia, 7 cara belajar efektif yang litera news lansir dari laman psychology today agar Anda dapat memaksimalkan potensi yang Anda miliki!

1. Belajar Secara Perlahan

Menurut penelitian belajar secara perlahan lebih efektif, dibandingkan belajar dalam waktu yang lama tapi hanya satu waktu.

Anda mesti memberi sedikit jeda di antara waktu belajar Anda dapat lebih meningkatkan konsentrasi Anda, karena otak Anda tidak bekerja ekstra dalam satu kesempatan saja.

Jika kita belajar terlalu lama dalam satu waktu, ini menyebabkan otak kita mendapat rangsangan berupa ilusi optik, sehingga Anda menjadi bosan dan ke depan akan malas belajar karna menjemukan.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Menemukan Bakat Terpendam Dalam Diri Anda

Ilusi optik atau disebut juga dengan troxler fading merupakan sebuah analogi, bahwa jika kita terus-menerus fokus pada satu titik menyebabkan titik tersebut berubah dan memudar.

Artinya, belajar terlalu lama justru dapat menyebabkan kualitas proses bejalar Anda tidak efektif. Untuk itu Anda membutuhkan jeda ketika belajar, Anda dapat mengisinya dengan makan cemilan, berbaring sejenak, atau meregangkan badan.

Jangan mencari kegiatan yang dapat menghabiskan waktu Anda ya!

2. Tidur Sangat Penting untuk Belajar Efektif

Tidur sangat penting untuk proses belajar yang efektif sebab penelitian menunjukkan bahwa tidur merupakan proses konsolidasi ingatan jangka pendek maupun jangka panjang.

Seorang profesor Amerika dan juga penulis dari banyak buku, Barbara Oakley. Menjabarkan bagaimana proses otak kita belajar.

Ia menciptakan sebuah istilah mode terfokus untuk bagian-bagian otak yang menghadapi permasalahan yang sudah dikenal dan mode default yang merupakan bagian-bagian otak yang berhadapan dengan permasalahan yang baru atau belum pernah ditemui sebelumnya.

Untuk jaring mode default, bagian otak aktif yang berfungsi saat seseorang tidur. Mode jenis ini biasanya kita rasakan saat kita tiba-tiba saja mendapat ide esok harinya secara tiba-tiba saja. Entah sedang mencuci baju, berolahraga atau sedang memasak untuk keluarga.

Maka dari itu, tidur adalah satu bagian penting dari proses belajar yang efektif.

3. Jangan Membatasi Diri Anda

Saat mempelajari suatu hal yang baru, misal mengenai huruf A. Hal yang efektif adalah Anda membiarkan diri selama proses pembelajaran menerima pengetahuan tentang huruf B, C, atau D.

Biarkan proses belajar menjadi ajang Anda mengeksplor diri. Jangan batasi Anda hanya satu pada konsep saja, dan menolak pengetahuan lain masuk hanya karena Anda takut.

Pelajari, A B C D hingga E secara berurutan lebih baik daripada Anda mencoba mempelajari satu huruf A dalam waktu yang lama.

4. Mengajari Orang Lain

Belajar yang efektif salah satunya adalah dengan mentransfer ilmu pada orang lain. Hal ini telah banyak dibuktikan, bahwa dengan mengajari orang lain Anda melakukan proses belajar yang sangat efektif.

Selain dapat menguji mental Anda, cara yang satu ini juga bisa menjadi refleksi dimana Anda mengingat kembali materi yang telah Anda pelajari.

Belajar efektif dengan mengajari orang lain juga didasarkan pada banyak penelitian, dimana anak-anak memiliki pemahaman yang lebih ketika mengajari satu topik yang telah mereka pelajari dalam kelas lalu mereka presentasikan ulang pada kelompoknya.

Semangat berbagi tidak hanya demi kebaikan orang lain tapi tentu memiliki banyak manfaat bagi diri Anda sendiri!

5. Membuat Peta Konsep (Mind Maping)

Peta konsep atau catatan kecil dan singkat lebih efektif pada proses pembelajaran. Ketika Anda mengikuti kelas Anda tidak perlu menyampaikan semua ucapan guru Anda.

Anda hanya perlu mencatat poin-poin pentingnya saja, dan selepas kelas usai Anda dapat mengembangkan catatan tersebut dengan gaya bahasa Anda sendiri dan menggunakan ingatan Anda untuk menuliskannya lagi.

Ikatlah ilmu dengan menulis, Anda mungkin kerap mendengar kalimat indah tersebut. Mencatat memang hal yang paling penting dalam proses pembelajaran, tapi tentu dengan metode yang benar seperti membuat catatan kecil atau peta konsep (mind maping) lalu mengembangkannya sendiri.

Namun, untuk cara belajar efektif yang satu ini jangan sampai Anda terlalu lama mengembangkannya. Jika Anda lupa, selepas berhari-hari Anda mungkin tidak dapat menjabarkan peta konsep Anda sendiri.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Menemukan Bakat Terpendam Dalam Diri Anda

6. Gabungkan Fakta dan Konsep

Selama proses belajar, semua orang tentu tidak dapat dihindarkan dari proses menghafal. Seorang mahasiswa kedokteran tentu dihidangkan dengan hafalan anatomi tubuh manusia, mahasiswa sejarah harus menghafalkan tahun-tahun penting dalam sebuah peristiwa.

Untuk proses belajar yang lebih efektif, lebih baik jika Anda tidak hanya menghafal tapi juga memahami konsepnya. Misalnya, dibandingkan Anda hanya menghafal tahun-tahun penting sebuah peristiwa Anda dapat mengaitkannya dengan penjabaran sejarah pada tahun tersebut.

Anda dapat memahami satu cerita utuh, dibanding menghafalnya saja. Sebab pada dasarnya, otak manusia bersifat asosiatif, yaitu saling menghubungkan setiap pengetahuan yang diserap.

Semangat menggabungkan fakta dan konsep ya, jangan menyerah!

7. Mengikuti Tes Gaya Belajar

Tes gaya belajar lebih penting Anda lakukan dibandingkan tes yang hanya mengetahui hasil belajar Anda. Sebab tes gaya belajar akan mengarahkan Anda pada sebuah solusi bagaimana cara agar belajar Anda menjadi lebih efektif lagi.

Gaya belajar ada empat, yaitu audio, visual, kinestetik, dan audio-visual. Audio adalah gaya belajar dimana orang tersebut lebih cepat memahami suatu konsep ketika mendengarkan saja.

Visual adalah gaya belajar dengan melihat, seperti misalnya seseorang yang cepat menangkan suatu konsep ketika melihat ke arah guru menjelaskan atau bahkan hingga memerhatikan gerak bibir gurunya tersebut.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Menemukan Bakat Terpendam Dalam Diri Anda

Untuk gaya kinestetik, biasanya orang-orang yang lebih memahami suatu konsep sembari bergerak. Misal ketika belajar ia mencoret-coret kertas atau menggerakkan pulpen di tangannya.

Terakhir, gaya audio-visual merupakan campuran dari gaya audio dan visual. Meski begitu, biasanya satu orang tidak hanya memiliki satu gaya saja. Ada yang memiliki dua atau bahkan keempatnya.

Hanya saja, tentu ada satu gaya yang sangat dominan pada setiap orang. Jika Anda memahami gaya belajar Anda, proses belajar Anda tentu akan lebih efektif dan menyenangkan karena Anda dapat menguasai materi pembelajaran dengan mudah!

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *