6 Tanda Kamu Butuh Waktu Sendiri Dalam Hubungan

  • Whatsapp
Tanda Kamu Butuh Waktu Sendiri Dalam Hubungan
Ilustrasi Sendiri/Pixabay/harutmovsisyan

LITERA NEWS – Butuh waktu sendiri dalam setiap perjalanan hubungan seseorang memang menjadi pilihan agar tidak merusak semua yang telah terbangun sejak awal bertemu atau berkenalan. Termasuk dari komitmen yang telah dibuat untuk saling dijaga.

Menyendiri adalah salah satu upaya, meredam semua masalah agar tidak semakin membesar di satu waktu. Setidaknya mengendapkan sampai seseorang menjadi tenang.

Bacaan Lainnya

Dalam perjalanan kehidupan tentu tak semua berjalan baik seperti yang diimpikan, ada saja persoalan yang kerap dihadapi, baik kecil maupun besar.

Tak semua bisa dikendalikan oleh waktu yang cepat secara bersama-sama. Untuk itu menyendiri atau memilih sendiri sementara waktu dalam aktivitas hubungan menjadi pilihan.

Kita butuh itu, menyendiri untuk menyenangkan hati. Ada banyak hal yang juga bisa dilakukan ketika butuh waktu untuk sendiri, contohnya menyenangkan hati dengan quotes yang memotivasi dan menyadari apa yang terjadi.

Di saat itu pula, seseorang perlu sendiri dan butuh waktu untuk merenung. Memastikan berjalannya waktu bisa menguraikan masalah dalam hubungan yang dihadapi.

Alasan Seseorang Ingin dan Butuh Waktu Sendiri Dalam Menjalani Hubungan

Untuk itu, fakta hidup seseorang yang menyedihkan tidak hanya pada hubungan sepasang kekasih, karena ketidakcocokan, namun tidak untuk terburu-buru berpisah.

Ini juga bisa terjadi pada seseorang dalam status persahabatan, teman yang sedang dalam masa tidak baik-baik saja. Karena memang tidak semua kebaikan akan berjalan di setiap waktu, dan seseorang bisa menjadi orang baik dengan sepenuh hati.

Akan tetapi, pilihannya adalah jangan segera mengakhiri hubungan. Seseorang yang tengah menghadapi masalah dengan teman atau kekasihnya perlu keluar dari masalah.

Jika masalah itu bertumpuk dan dihadapi saat ini, inilah waktunya seseorang butuh waktu sendiri dalam hubungan yang dijalani tersebut, dan berikut alasan-alasan seseorang ingin sendiri yang harus dipahami oleh semua orang:

1. Kekasih Menjadi Jauh Secara Fisik

Ketika seseorang memiliki pasangan yang jauh secara emosional, mereka pasti akan mengalami penurunan fisik juga.

Keintiman tidak hanya akan menderita, tetapi mereka akan berhenti mengirimkan waktu terbaiknya yang selama ini pernah diberikan.

Bekerja lembur di kantor mungkin lebih sering, dan di setiap orang yang mungkin berhenti berbicara satu sama lain saat bersama, karena tidak ada lagi komunikasi yang terbangun.

Ketika sedang menghadapi hal ini, pilihlah jalan terbaik, alasan untuk sendiri segera untuk diakhiri dan memahami untuk saling menjelaskan. Langkah ini demi baiknya suatu hubungan.

Baca Juga: Kado Hari Ibu Untuk Calon Mertua, Balasannya OTW Nikah

Permasalahan ini juga bisa terjadi karena ada ketidaksetujuan, dari satu pihak.

“Misal orang tua tidak setuju dengan kekasih Anda, maka yang harus dilakukan adalah bagaimana memperbaiki masalah, bukan mendiamkannya.”

“Demikian juga ketika Anda sedang memiliki masalah dengan kekasih Anda. Dalam waktu sendiri itu, Anda dan kekasih pasti akan berpikir sesuatu hal, tentang kelanjutan hubungan, atau bahkan merenungkan masalah yang terjadi.

Saat itulah, segera dieksekusi untuk saling bercerita, saling meminta maaf, dan saling memaafkan dengan penyertaan penjelasan agar tidak terulang dikemudian hari.”

2. Seseorang Merasa Diposisi Terburuk

Pada suatu waktu, seseorang akan merasa dirinya jatuh dan berada di posisi terburuk selama hidupnya. Ketika ini terjadi pada diri Anda, Anda tidak perlu memohon kepada seseorang yang mencintai Anda untuk selalu ada untuk Anda dalam segala hal.

Mengadakan kencan makan malam romantis atau melakukan diskusi yang bermakna tentang impian dan masa depan Anda bukanlah tugas yang berat.

Anda bisa melakukan dengan menceritakan tentang bagaimana upaya dikemudian hari, karena rumah tangga tak hanya dibangun hanya dengan keindahan.

Termasuk tentang adanya duka dan air mata didalamnya, yang juga harus dibangun untuk bisa sama-sama kuat dan tegar dalam menjalani kehidupan.

Namun, jika duka dan kesedihan itu hanya milik Anda. Jika Anda selalu merasa kebutuhan Anda menjadi beban bagi orang Anda, inilah saatnya untuk melupakan dengan waktu yang Anda miliki untuk menyendiri.

3. Perselingkuhan dan Teman yang Urai Emosi Hati

Ada dua masalah yang mungkin berbeda, namun bisa menjadi masalah yang sama-sama berat. Perselingkuhan oleh orang yang disayangi tentu menjadi luka yang teramat menyedihkan.

Sama halnya ketika seorang teman dekat yang menjauh karena sesuatu hal yang menurut Anda tidak masuk di akal, sehingga mengurai penuh emosi jiwa.

Ada dua komitmen yang berjalan, namun kini menjadi noda dalam hubungan. Bisa jadi masalah ini memang lebih rumit dari masalah lainnya.

Baca Juga: Kenapa Wanita Tiba-Tiba Berubah Sikap, Ini Alasannya

Atau bahkan, teman Anda sendiri yang ternyata dipilih kekasih Anda sebagai teman hidupnya. Tentu emsional tak lagi tertahankan untuk marah. Namun sadari dan pahamilah, upayakan diri tidak meledak-ledak.

Jika ini terjadi, itu adalah keniscayaan dalam kehidupan yang harus diterima. Dengan kenyataan tersebut Anda berhak mendapatkan yang lebih baik.

Anda hanya butuh waktu sendiri dalam hubungan tersebut, untuk merenung, berpikir, dan menentukan langkah selanjutnya yang lebih baik. Di saat itu, yakinlah ada banyak orang-orang yang akan memberi dukungan dan kepercayaan pada Anda untuk segera bangkit.

4. Berupaya Mengubah Seseorang

Tidak ada yang sempurna, dan setiap pasangan mengalami masa-masa sulit. Beberapa masalah hubungan bersifat kronis dan dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Ketika berbicara tentang menjaga jarak secara emosional, percakapan dan konfrontasi bisa membuat Anda lelah. Merupakan kesalahan besar untuk tetap menjalin hubungan untuk mengubah seseorang.

Karena sudah sejatinya seseorang menemukan perubahan dengan sendirinya, bukan karena suatu hubungan yang diharap agar bisa berubah.

Jika belum ada kesadaran, sulit mengubah seseorang, justru akan menjadi sakit tersendiri yang dirasakan hati, jika seseorang tersebut tidak bisa berubah.

Untuk itu, berada jauh secara emosional mungkin menjadi bagian dari kepribadian pasangan Anda yang tidak akan berubah.

Alih-alih menuangkan energi dan sumber daya Anda kepada seseorang yang tidak pernah ada untuk Anda, ucapkan selamat tinggal dan temukan seseorang yang mau.

5. Seseorang Merasa Sudah Melakukan Semua yang Bisa Dilakukan

Hampir semua orang pernah berputus asa, ketika yang dilakukan tidak menemukan titik terang seperti yang diinginkan.

Ini juga yang bisa terjadi pada Anda. Bahkan mungkin Anda telah berada di persimpangan jalan dan terkuras secara fisik, mental, dan spiritual.

Anda telah berbicara, bersabar, dan mencoba melakukan segalanya untuk mengembalikan fokus pasangan Anda ke hubungan tersebut.

Tidak apa-apa untuk mengatakan cukup itu sudah cukup dan pergi dengan martabat Anda masih utuh. Kemudian hari, ceritakanlah apa yang Anda sudah lakukan semaksimal mungkin tersebut untuk ia pahami.

6. Hubungan yang Merusak Kepribadian

Tak ada jalan dan pilihan, bagi kekasih yang justru menjauhkan Anaknya dari orang tuanya, merusak kepribadian yang selama ini baik-baik saja, menjadi tidak baik, menjauh dan melupakan keluarganya.

Inilah yang disebut dengan hubungan beracun. Orang yang beracun mungkin memiliki narsistik yang tidak mempedulikan kesehatan Anda, baik secara mental maupun batin.

Berada jauh secara emosional hanyalah salah satu dari banyak sifat yang dimiliki pasangan Anda yang mungkin disebut beracun atau akar masalah semua itu bermula.

Jika suasananya mengarah ke selatan dan Anda terus berdebat, atau terjadi kekerasan (bukan sekedar fisik, melainkan batin, termasuk pertengkaran verbal), pergilah, dan jangan melihat ke belakang.

Kesimpulan Kenapa Seseorang Perlu Sendiri

Anda tidak bisa menjadi pasangan kecuali Anda ada di sana untuk satu sama lain, ada di hatinya, ada di keluarganya, ada di lingkungannya yang mengajak Anda pada kebaikan. Demikian sebaliknya.

Terkadang, diskusi yang jujur ​​dan mungkin konseling pasangan bisa menyembuhkan hubungan. Jika tidak, Anda harus memperhatikan kepentingan terbaik Anda dan mengucapkan selamat tinggal. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *